Persiapan Taman Edukasi sebagai media Pembelajaran dan Pengenalan Tumbuhan Langka.

Taman Edukasi sebagai media Pembelajaran dan Pengenalan Tumbuhan Langka

IMG_3810

Pekembangan zaman juga menggerus pengetahuan akan tumbuhan-tumbuhan yang dulu banyak dikenal oleh masyarakat. Namun, pada saat banyak anak-anak muda bahkan remaja sudah tidak tahu nama tanaman yang ada bahkan mungkin juga tidak tahu kalau tanaman itu ada.

Memperhatikan hal tersebut mahasiswa KKN UMD 36 memiliki inisiatif untuk ikut mengembangkan dan mengenalkan tanaman langka kepada masyarakat

terutama anak-anak untuk lebih mengenal dan mencintai alam. Tersedianya lahan sebagai media pembelajaran di pekarangan milik salah satu tokoh masyarakat Desa Dawuhan dan merupakan mantan dekan Fakultas Ekonomi Universitas Jember menjadi hal utama sebagai taman edukasi bagi masyarakat.

Bapak Fathorozi menjelaskan bahwasanya ada kurang lebih 50 tanaman-tanaman yang sudah jarang ditemui oleh masyarakat dari berbagai jenis terutama holtikultura. Selain itu juga ada sistem pertanian terpadu yaitu sitem budidaya aquaponik. Sistem ini menerapkan hubungan mutualisme antara ikan dan tanaman yaitu ikan memperoleh air bersih akibat air telah tersaring dan tanaman mendapat nutrisi dari kotoran ikan.

Kegiatan yang dilakukan adalah pemberian label dengan nama tanaman yang dapat mempermudah pengunjung untuk mengetahui tanaman-tanaman tersebut. Tujuan utama selain sebagai media pembelajaran dan pengenalan tanaman-tanaman yang sudah jarang dijumpai tersebut adalah pelestarian tanaman-tanaman tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *